Belajar Menulis

Kemampuan dalam menulis di sini tidak berarti bahwa menulis itu bakat dari saya. Akan tetapi prinsipnya bahwa bakat itu sendiri baru diketahui bila orang berani mencoba dan berlatih terus-menerus. Orang selamanya tidak akan maju dan tidak akan mampu menemukan bakat dirinya selama mereka tak mau mencobanya. Betapa banyak orang memiliki keinginan berlatih terus-menerus dan akhirnya mereka berhasil. Maka di sinilah berlaku “alah bisa karena biasa”.

Oleh karena prinsip  tersebutlah, walaupun mungkin dalam blog ini tulisan sangat jelek dan banyak kata-kata yang salah,saya sangat mohon untuk dikritik.

~SEBULAN DI BANDA ACEH~

Minggu, 24 Agustus 2008, (8.00)

Tak terasa,,,sebulan lamanya di banda aceh, baru hari ini, ada niat untuk berusaha menulis dalam blog yang sederhana ini. mungkin inilah tulisan saya yang pertama dalam hidup.

Banda aceh sebagai sebuah ibu kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, merupakan pusat pemerintahan, dimana setiap hari, beribu-ribu manusia menjalankan aktifitasnya sehari-hari. Begitu juga selama saya berada di Banda Aceh, selalu menjalani rutinitas sehari-hari antara di kampus dan di kantor koran Aceh Independen.

Kalau paginya, biasanya berada di kampus Unsyiah untuk bekerja sebagai staff administrasi. berangkat ke kampus jam 7.30 pagi.

Sedangkan kalau malamnya, bekerja di kantor tempat menglayout koran. Jadwal kerja nya tiap malam. biasanya ke tmpat layout sekitar jam 6 sore. dan finishnya jam 11 dan kadang-kadang kalau lagi gak ada berita atau telat masuk beritanya sampai jam 12.00 malam baru selesai.

Hampir sebulan lamanya berada di Banda,,,,,

pertama kali datang ke banda tinggal di tempat kerja dulu sebelum stunami, soalnya belum sanggup untuk cari rumah kost, karena biayanya yang sangat mahal. Jangankan untuk cari kost, selama seminggu belakangan ini untuk makan aja harus di Croping…dari 3 kali sehari yang teratur, kini kadang-kadang 2 sehari itupun belum teratur,,,,,,(udah kurus nambah kurus lagi<<<<>>>>)

Tapi saya jalani itu semua dengan sabar, karena saya yakin dengan sabar Allah jadi senang…. Innallaha mangasshabirin.

Dalam kehidupan yang seperti itu, saya tetap senang dan bisa tersenyum, karena selama di banda sudah mempunyai 4 kawan baru di kampus tempat kerja yaitu : M. Yani, Fahrul, Iwan, Zulkarnaen, dan Romi.

Kami berlima semua sangat kompak sekali. kalau ada pekerjaan salah satu kawan kami yang belum selesai, kami selalu untuk bisa saling membantu, walaupun ruangan kami ada sebagian yang terpisah. Saya di tempatkan di Akademik sama M. Yani, dan Romi, sedangkan Fahrul di ruangan Keuangan dan satu lagi bang Zulkarnaen di ruang Pustaka.

Walaupun berbeda-beda tetap satu jua….ibarat kalau ada salah satu bagiaan tubuh yang sakit, maka bagian tubuh yang laennya ikut juga merasakan…… dah dulu ya,,,

2 Responses

  1. Thanks Brother….setelah membaca tulisan Cut Abang semangat saya yang baru bisa menulis pelan-pelan bertambah . imajinasi dan inspirasi saya mulai terbuka

    Sekali lagi Thanks Brother

  2. keban ka perkembangan dikutaraja..?
    neuboh photo dron yang neu pakek peci sion bak blog dron hai…:D :D

Leave a Reply