Kemanakah Ukhuwah itu…..??

keluarga-aceh-independen

Ummat islam itu bersaudara, antar satu dengan yang lainnya saling menjaga ukhuwah islamiyah. Dia bagaikan satu bangunan yang kokoh, dimana disitu ada tiang, lantai, ada jendela, pintu, dan atap .

Suatu bangunan akan kokoh jika kontruksinya dibangun dengan benar dan tidak asal-asalan. Semua bekerja untuk satu tujuan, Pondasi dan Dinding sebagai tiang penyangga tuk membantu rumah bisa tahan dari badai dan topan.  begitu juga atap yang berfungsi untuk melindungi seluruh isi rumah dri panas dan dinginnya cuaca alam.

Seperti yang terjadi di tempat kerjaku sekarang. berwarna-warni background dan latar pekerjaan orang yang bekerja juga untuk mencapai satu tujuan.. yah…menerbitkan koran secara harian. Disitu ada Pemred, Pjbt Redaktur Pelaksana, Redaktur Khusus, Redaktur, Wartawan, Kartunis, Sirkulasi, dan Layouter atau artistik. semuanya tidak ada yang sia-sia. Masih nampak desentralisasi kerja dan tetap dalam koridor ukhwuwah.

Tapi secara umum rasa ukhwuwah islamiyah zaman sekarang sepertinya sudah gersang dari kehidupan kita sehari-hari, sehingga gesekan dan permasalahan yang terjadi begitu mudah membuat kita jadi berperang atau terlibat cekcok disana-sini.

Begitu banyak kelompok-kelompok yang menganggap dirinya sebagai aktor dari semua masalah, antar satu kelompok selalu terjadi perbedaan pendapat yang berakibat pada sikap saling tuding menuding, bahkan tidak jarang kita liat sesama umat islam terjadi konflik internal.

Sebuah contoh adalah muslim syiah dan Sunni, padahal kita tahun Islam itu satu Tuhan, 1 Nabi, 1 Syurga, 1 Neraka…. Tapi mengapa kita saling ngejek, salin mencari kesalahan, sehingga orang diluar islam tidak merasa gentar dan takut pada ummat Islam sebagai mayoritas ummat di dunia. Dia sudah ibarat buih di laut, banyak tapi tak berdaya karena terombang-ambing oleh gelombang.

Begitu juga dalam beberapa hari belakangan ini di aceh. Menjelang pelaksanaan Pemilu. kemanakah rasa ukhuwah dan persaudaraan kita, kalau hanya demi memuluskan langkah sendiri kita rela mengorbankan kasih sayang dengan kekerasan. Begitu banyak terjadi kekerasan dan intimidasi terhadap sesama muslim yang berbeda partai. di sisi lain kita juga melihat begitu banyak partai yang melakukan money politik, merusak ubul-ubul partai, sampai pada tahap membunuh caleg. Rasa sayang terhadap saudara seiman semakin memudar….kemanakah ukhwuwah itu…?

Padahal sangat jelas sekali dalam hadist disebutkan… “Tidak beriman seseorang , sebelum dia menyanyangi saudaranya seperti menyanyangi dirinya sendiri” Tapi hadis itu tidak lagi kita jadi pijakan dalam mengarungi dunia ini,,sehinngga sangat wajar apabila Allah menurunkan berbagai macam bencana seprti Stunami kecil dari bendungan tua yang menimpa warga tangerang kemarin.

hubungan sesama manusia sudah hilang, rasa sosial bermasyarakat sudah berkurang,  kita bahkan kita sekarang lebih suka  melihat orang susah, dan susah melihat orang senang, padahal dalam kuburpun ditanya Man Ikhwatuka,,,?? siapakah saudaramu… bagaimana kita bisa menjawabnya ,,, kalau di dunia kita tidak lagi memegang dan mengamalkan segala konsep yang telah diramu oleh Rasulullah SAW yaitu ukhwuwah islamiyah ini.

Ini adalah penyakit masyarakat menjleang akhir zaman… ,, ,, kita tidak perlu rumah sakit, Rumah sakit jiwa sudah ada,,,,, tapi rumah sakit bathin yang perlu dibentuk dan disosialisasi. sehingga makin hari musuh kita tidak makin bertambah karena rasa tidak suka dan saling membenci antar sesama. Kalkulasinya, musuh kita memang 1 orang, tetapi dia punya saudara 100 orang dan teman 100 orang, maka kita telah mempunyai 200 musuh, apalagi kalau kita mempunyai 5,6 dan seterusnya….

Dalam islam kita disuruh menyanyangi dan mengasihi sesama serta menjalin ukhwuwah kita abaikan. betapa kecil dan tak berarti dimata kita sekarang yang namanya syariat. Mungkin Allah perlu menegur kita dengan musibah yang lebih besar lagi dari STunami yang tejadi pada tanggal 24 Desember 2004 yang lalu……??? Wallahua’lam…..

2 Responses

  1. entahlah..
    rasanya makin dunia menua,
    makin berkembangnya zaman.. sgala hal yang di luar syariat mang mewabah

    segalanya harus dimulai pada pembenahan diri dulu, rasanya pusing akan keadaan zaman >,<

  2. ukhuwah itu dah pergi ke arab naek onta

    ~~~~ Razak~~~~~
    ditunggangi ma anak buangan ya….???? :-) pantesan sedikit-sedikit menghilang dari peredaran zaman….

Leave a Reply