Malam Minggu bersama Ivan Lanin

Malam minggu memang malam yang asyik buat jalan-jalan,,,habiskan waktu duduk berduaan. mungkin itulah yang hal yang tersirat dari makna lagu Bang Jamal Mirdad ” Malam minggu malam yang panjang, malam yang asik buat pacaran, pacar baru baru kenalan. kenal di jalan jendral sudirman.

Itulah fenomena malam minggu dengan jiwa remaja. Suatu hal yang sebetulnya bukan lah adat budaya aceh sendiri.

yach semuanya tergantung masing-masing pribadi, gmn caranya menggunakan untuk membuatnya menjadi lebih bermakna tanpa hura-hura.

Bagi diriku sendiri, sebagai seorang pekerja malam yang selalu berkutat dengan kerjaan di media sebagai layouter  sangat jarang sekali bisa menyempatkan diri untuk bisa  jalan-jalan dan menikmati indahnya pesona malam minggu selama di banda,,,Memang pesona banda aceh setelah stunami terus berkembang dan lebih maju dibanding pra stunami.Pemikiran manusia yang bebeda membuat, cara menggunakan sesuatu pun berbeda. Ada sebagian mengambil kereta hanya untuk jalan-jalan dan menikmati keindah kota, ada juga yang suka Kopdar dengan kawan-kawan komunitas tertentu di keude-keude kopi yang terkenal di Banda aceh,, Read more »

Silaturrahmi dan Bubar Panitia Maulid IPP

Artikel ini adlah postingan ku kemarin yang gak sempat ku upload karena masalah internet yang begitu lambat di kantor :: :-(

Setelah beberapa minggu belakangan ini di sibukkan dengan masalah di kantor yang makin gk jelas., minggu pagi kemarin setelah main badminton, dapat undangan ke laut untuk mengikuti acara Silaturrahmi dan Bubar Panitia Maulid IPP-Peusangan di Ujung Bate.
Walaupun suasana lagi kurang mood, namun demi sebuah kekompakan dan ukhuwah sesama anak Peusangan, aku tetap pergi menemani kawan-kawan dalam silaturrhami itu.

Jam 12.10 aku sampai di Ujung Bate. Wah … sampai disana Panitia langsung mengajak ku untuk makan ciang bersama,,,,,,,,, Memang sobat ku (Munawir) pengertian sekali… thank’s ya bro…

makan bareng dengan tokoh-tokoh Peusangan yang ada di Banda Aceh
makan bareng dengan tokoh-tokoh Peusangan yang ada di Banda Aceh

Habis makan, sebagian kawan-kawan yang tak peduli dengan teriknya, ada yang bermain volly, bermain bola kaki di pinggir pantai dan ada juga yang langsung mandi di laut (termasuk aku ) :-) .

panitia sedang membagi tim untuk main bola
panitia sedang membagi tim untuk main bola

Setelah beberapa menit berendam dalam air. Ku lihat di pantai, beberapa kawan Read more »

Keluh kesahku….

Dalam dua bulan ini perasaan susah dan gelisah selalu datang. Hari berganti hari, denting waktu pun terus berpacu seprtinya enggan untuk menunggu walau hanya sesaat. hidup sebagai anak rantau membuat aku dan kawan-kawan harus tegar dalam menghadapi dan menyikapi masalah yang sedang terjadi.

Semuanya berusaha dengan sekuat tenaga walaupun kondisi manjemen yang sudah sangat riskan namun semangat kawan-kawan untuk tetap eksis terlihat begitu kuat. walaupun terkadang di batas kekecewaan.
Memang sudah pernah aku dan kawan-kawan mencoba untuk berlayar ke samudera kehidupan mandiri menantang badai, walaupun layar itu pernah terkembang dan terpaksa di turunkan ketika ada badai, itu hanya sebuah kata dan motivasi dari seseorang yang terus memberikan saran agar jangan sampai melihat masalah yang terjadi itu sebagai sebuah masalah, tapi bagaimana caranya dalam  menyikapi maslah itu” saran dari bang Iskandar norman. Read more »

Menambah efek Brush di Potoshop

aceh bloggerMumpung ge libur kerja di kampus, minggu pagi ini rasanya malas keluar rumah, sambil mempergunakan internet gratis, aku mencoba mencari sedikit yang lebih bermakna for my self dan semoga juga berguna bagi kawan-kawan yang ingin menambah koleksi brush di potoshop,

1. cara pertama adalah klik di sini mendownload file-file

2. Extract file yang telah di didownload tadi kemudian masukkan ke program potoshop yang terletak di :

c:/System /Program Files/Adobe/Adobe PotohopCS3/Presest/Brushes

3. Nah,.,,,,sekarang coba buka program potoshop . Di tool brush (icon tanda kuas di sebelah kiri) anda sudah bertambah satu lagi koleksi brush untuk mempercantik desain grafis kawan-kawan di potoshop.

Feed back my Memori With Foto Novella.

Iceberg Seperti biasa, setiap malam habis kerja layout, aku mengotak-atik isi folder yang ada di Komputer ku kerja, Malah karena keasyikan mengkopi kopi serta mendownload, kapasitas Harddisk 160 GB tidak terasa hampir penuh.Begitu banyak isi sampai aku lupa mana yang penting dan mana yang gak penting.

Setelah beberapa lamanya aku berselancar di dalam isi folderku, tiba-tiba langkahku terhenti pada sebuah objek gelombang gunung es, dimana foreground adalah 5 orang pasukan yang sedang bergaya lugu-luguan w. Yach.. aku ingat itu adalah foto latihan pertama kali belajar croping di Program Potoshop 7. Foto ini sudah lama sekali ku simpan, sebelum bekerja di Banda.

Itulah my Big Family. Mulai dari kanan, yaitu Kakakku Husna Hayati, Husni Mubarrak, Husnul Fikri, Ridha Syuhada, dan Ridha Aulia. Read more »

Tak Tentu-tentu, Ada apa dengan malas ku……

ok-malasDalam beberapa hari belakangan ini rasa malasku kumat lagi, mulai dari malas ibadah (ibadah tertentu aja,tapi moga aja bukan amalan wajib) malas belajar, malas bersilaturrahmi (terutama sama adikku sendiri,), ,,,,,. Hmmm..ternyata malas ku juga sampe merembes pada postinganku yang tiap hari terupdate dengan berita baru,,, namun kali ini sampai si kucing dan semut-semut pun sudah tak mau datang lagi karena kemanisannya sudah hilang. :-(

Nah kalau masalah postinganya sich mulai dari bulan maret sampe sekarang masih sepi, terutama di blog lama ku, padahal begitu banyak hal-hal kulalui seharusnya menjadi sebuah artikel, apalagi dalam dua hari ini aku menjadi panitia dalam workshop yang diadakan oleh team Volunteer USK PSIK Unyiah dengan tema “COMBINED PHOTO NOVELLA AND ETHNOGRAPHY “. Tapi rasa malas terus menjadi hantu yang menakutiku ketika mau mengetiknya di Komputer.

Entah dari mana datangnya rasa malas itu kalau bukan dari diri sendiri.   Apalagi dalam lingkungan kerjaku sekarang, kawanku yang biasa sering menasehatiku ketika rasa malas datang dan  semangat ku hilang sudah tidak bekerja lagi. Dia tidak mau bekerja bukan karena suatu alasan yang tidak bisa di tolerir tapi murni karena keadaan orang tuanya. Walaupun dulu nya dia sangat mencintai pekerjaannya, sekarang dia harus segera minggat demi memenuhi keinginan untuk membahagiakan kedua orang tuanya yang sekarang lagi terbaring lemas di rumah sakit (Moga aja Allah secepatnya memberikan kesembuhan pada ab ya….. Tetap semangat bang !!!!!!!).

Tapi dalam kesedihan kehilangan seorang kawan aku juga harus menemukan kembali jati diriku. Tak boleh berpangku tangan saja dengan terlalu mengharap orang lain untuk dapat membantu mengatasi permasalahanku ini. Memang kondisi ku tidak selalu stabil, adakalanya aku sering gak mute kalau di kantor, apalgi jadwal istirahatku yang kurang karena kerjanya siang malam.

Lebih kurang 11 bulan aku berada di banda menjalani hiruk pikuk dunia kerja yang membuat ilmu dan pengalamaku sedkit bertambah , namun ada beberapa hal juga yang kurang ku sukai dari dunia kerja itu.

Pertama : aku merasa hubungan dengan keluargaku sudah berkurang rasa kebersamaan, Keberadaan ku sekarang yang jauh dari kampung orang tuaku (di banda) membuat ku tidak bisa menemani ibuku yang umurnya sudah rentan agak tua, padahal dalam usianya yang menanjak senja seprti sekarang ini, aku ingin sekali membantu dan menemaninya. Tapi beliau juga terus mendukungku untuk bekerja di banda agar aku kelak bisa lebih mandiri dalam menatap masa depan (Ibu,….. jasa memang tak terbalas,,,,, Semoga aja doamu akan selalu menjadi lentera yang menerangi anakmu ini…….

Kedua : Hubungan dengan kawan-kawanku tidak seakrab dulu lagi. Apalagi dengan kawan-kawan ku yang di kampong sana di Matangglumpandua. Kalau sempat aku pulang kampong itu pun dengan mencuri-curi waktu ketika ada cuti satu hari di tempat ku bekerja, namun tidak semua kawan bisa ku temui karena waktu satu hari itu biasanya aku pergunakan untuk bertemu dengan orang tua dan family ku. Sehingga kadang-kadang ada pesan di Hpku yang mengatakan bahwa aku kalau pulang ke kampong sangat sombong sekali, karena hanya 1 hari di gampongsudah balik lagi ke banda

Ketika : Mungkin penyebab yang ketika ini bukan karena hubungan ku dengan manusia, tapi hubunganku dengan khalik. Ku takut kalau rasa syukur ku padanya sudah sangat jauh dari harapan_Nya.  Jarang sekali aku ke tempat pengajian untuk menerima siraman rohani lagi agar jiwaku tidak seperti pohon di sahara yang tandus dan gersang.  Rutinitas kerjaku yang masuk tiap malam membuat ku selalu lalai dalam bidang ini.

Dari itu semua mungkin aku merasa bahwa segala permasalahan yang ku hadapi ini adalah tantangan untuk menguji ku sejauh mana kemampuan ku dalam memanajemenkan diri ini dalam keadaan zaman yang sudah tak tentu-tentu ini. Kerja Ok, Ibadah harus tetap No Free.

Kemanakah Ukhuwah itu…..??

keluarga-aceh-independen

Ummat islam itu bersaudara, antar satu dengan yang lainnya saling menjaga ukhuwah islamiyah. Dia bagaikan satu bangunan yang kokoh, dimana disitu ada tiang, lantai, ada jendela, pintu, dan atap .

Suatu bangunan akan kokoh jika kontruksinya dibangun dengan benar dan tidak asal-asalan. Semua bekerja untuk satu tujuan, Pondasi dan Dinding sebagai tiang penyangga tuk membantu rumah bisa tahan dari badai dan topan.  begitu juga atap yang berfungsi untuk melindungi seluruh isi rumah dri panas dan dinginnya cuaca alam.

Seperti yang terjadi di tempat kerjaku sekarang Read more »

Top Ten Award Blogger….

Alhamdllillah,,, walaupun ngeblog sering membuat kepala pening 1000 x memikir isi postingan yang akan kutulis,  kemarin aku mendapat penghargaan 4 award blog dari dheasy ,,,,,

gaya-thatEntah bagaimana sohibku ini memasukkan blog ku sebagai salah satu penerima award blog.Tapi aku yakin, semua itu ada sisi dan penilaiannya dia sendiri. Bagiku noblem, positif kek or negatif thinkingnya terhadap blog ku. Thank’s a alot ya the….

Untuk menunjukkan dan meramaikan kunjungan ke blog memang begitu banyak cara bisa dilakukan, mulai dari postingannya yang bagus yang membuat orang akan selalu rutin berkunjung ke blognya. hingga menggunakan trik untuk meningkatkan traffic blog.

Solidaritas blok belakangan ini memang sedang hot-hotnya di blogger, salah satunya lewat pengiriman award oleh sohib yang kita kenal lewat ngeblog yaitu memberikan kita sebuah tugas untuk menforward kembali kepada kawan lain dengan beberapa syarat dan ketentuan.

Adapun ketentuan yang agak diriku dan dirimu mungkin bakal kurang senang, yaitu disuruh mengambil foto ketika kita sedang membaca postingan dia,…  :-( (*jangan ganti  baju, jangan rapikan rambut, pakaian dan yang lainnya. pokoknya langsung foto,,,, Read more »

Menyelami susah derita Nyak Rahsia….

1Bilah-bilah papan tak rapat, saban hujan, plastik hitam berdebu tak mampu menahan rintik mengguyur tubuh layu itu. Dingin pegunungan Gleu Pucok, Kecamatan Geumpang, Pidie, disergapnya hanya dengan sehelai kain. Sejak empat tahun silam, hanya sehelai sarung menutup tubuhnya.

Di atas dipan berukuran 3×3 meter, Nyak Rahsia, 62 tahun, menghabiskan sisa usia. Segala rutinitas dilakoni di sembilan baris papan, dari makan hingga ‘buang air.’ Hanya selembar tikar alasnya merebahkan badan dan kepala ditindih di bantal kumuh ‘telanjang’.

Di rumah reot, persis kaki bukit, di ujung jalan setapak Desa Pulolhoih ia menanti belas kasih. Rufdat, salah seorang family jauhnya meminjamkan dapur rumahnya untuk ditinggali Nyak Rahsia. Bahkan, memberinya makan.

Sejak empat tahun silam, sebelah tubuhnya tak lagi berfungsi. Sementara lengang dan pungungnya, nyaris tak disisakan jamur. Sejak sulit bergerak, Nyak Rahsia tak lagi bekerja. Sebelumnya, apapun dikerjakannya demi sesuap nasi.

“Inoe Loen hana ek le kukerja, kiban nasib si dara loen, nye loen mete soe tem hiroe anuek loen? (Sekarang saya tidak lagi mampu bekerja, bagaimana masa nasib anak saya, kalau saya meninggal siapa yang mau peduli nasib anak saya),” katanya dengan mata berkaca.

Anaknya, Nyak Puleh, 35 tahun juga dirudung malang. Sejak lahir, ia Read more »

Kox ketinggalan zaman ……

gayaGaya hidup yang ge ngetren buat kita remaja sekrang kebanyakan berkiblat dari artis-artis, baik itu cwek or cowok…, Penyebabnya tak lain adalah karena media Elektronik yang dikuasai oleh orang kafir sudah mampu menghipnotis diri kita semua non filter iman terutama dalam masalah mode,,,,,,
Untuk melarang kita shalat orang kafir mungkin tak akan melakukannya perbuatan sebodoh itu.  karena mereka sangat mengenal karakter dan watak kita orang aceh. walaupun orang tersebut tidak melaksanakan shalat, tapi jika agama sudah di obok-obok, bersiap-bersiaplah menunggu hal yang namanya perang akan dikobarkan.
Misi kaum kafir sekarang sudah berjalan, sadar atau tidak kita sadari.
Lewat media yang namanya internet mereka bisa mengubah paradigma kita. Yang hak bisa dbalikkan menjadi bathil begitu juga sebaliknya. Pada asalnya media internet digunakan untuk akses informasi sedcara cepat dan mudah, kini menjadi ajang wisata seks melalui situs-situs porno yang begitu mudah diakses, bahkan tidak di aksespun websitenya nongol sendiri. Mau tak mau pengaruh internt di dunia maya akan terbawa sendiri nya ke dunia  nyata.
Lewat mode yang sudah menjadi gaya hidup moderen saja sudah tampak. Tidak modis berarti tidak modern, tidak modern berati primitif, Primitif berarti ketinggalan zaman. Read more »